PPK dan PPSPM Ikuti Vidcon Sosialisasi Aplikasi SIMASPATEN dan Penilaian IKPA Tahun 2020

Kota Mojokerto-kpu-mojokertokota.go.id- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mojokerto kembali melaksanakan Kegiatan Sosialisasi kali ini terkait Aplikasi Sistem Informasi Penilaian Kompetensi (SIMASPATEN) serta Penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun 2020 kepada seluruh Satuan Kerja di wilayah Kerja KPPN Mojokerto. Kegiatan yang dilakukan melalui Video Conference diikuti oleh Sahudi selaku PPSPM dan Dikrilia A. Risky E Adi selaku PPK KPU Kota Mojokerto, Rabu (02/09/2020) yang dimulai jam 09.00 WIB s/d selesai.

Sahudi, selaku Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kota Mojokerto yang menjabat sebagai PPSPM menyampaikan penjelasan narasumber dari KPPN Mojokerto, ” bahwa Seiring dengan tahapan penanganan Covid-19 yang telah memasuki masa tatanan normal baru  (new normal),  Direktur Jenderal Perbendaharaan melalui nota dinas nomor ND-533/PB/2020, mencabut kebijakan relaksasi penilaian IKPA Tahun 2020 sebagaimana diatur dalam ND-289/PB/2020 serta memberlakukan kebijakan penilaian kembali IKPA K/L mulai Triwulan III 2020″, ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan dalam video conference tersebut bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah Guna menjaga akselerasi belanja Pemerintah untuk penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan tetap menyelaraskan upaya pengawalan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran di masa Covid-19 dan optimalisasi hasil capaian IKPA di masing-masing Satker.

Dikrilia A Risky E Adi, selaku PPK menambahkan, “beberapa poin yang disampaikan dalam Vidcon oleh KPPN Mojokerto adalah kedepan seluruh PPK dan PPSPM di masing-masing Satker harus sudah memiliki Sertifikat Keahlian, hal ini bertujuan untuk pengembangan kompetensi dan profesionalisme PPK dan PPSPM, jika PPK dan PPSPM adalah merupakan pejabat struktural maka dapat melakukan konversi sampai dengan bulan Oktober 2020 dengan syarat harus memiliki sertifikat PBJ dan sertifikat PPSPM, namun sebelum mengikuti konversi tersebut, masing-masing Satker harus mengajukan User SIMASPATEN terlebih dahulu kepada KPPN Mojokerto”, jelasnya. (adm)

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *