Divisi Teknis Penyelenggaraan Hadiri Pelaksanaan Simulasi Nasional PUNGTURA

Divisi Teknis Penyelenggaraan Hadiri Pelaksanaan Simulasi Nasional PUNGTURA

Kabupaten Kediri, kpu-mojokertokota.go.id – KPU RI mengadakan kegiatan Simulasi Nasional Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Aplikasi SIREKAP di Tempat pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Serentak 2020, yang dilaksanakan di KPU Kabupaten Kediri selama dua hari sejak hari Sabtu sampai dengan Minggu (31/10/2020 – 1/11/2020) bertempat di halaman Kantor KPU Kabupaten Kediri Jl. Pamenang No. 1. Divisi Teknis Penyelenggaraan, Tri Widya Kartikasari dan Sekretaris KPU Kota Mojokerto, Feri Setiawan, ikut menghadiri undangan kegiatan tersebut bersama beberapa undangan lainnya dari KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Simulasi yang dilaksanakan ini merupakan suatu kegiatan nasional yang dimiliki, diselenggarakan dan diprogramkan oleh KPU RI, yang sudah dilakukan  di kantor KPU RI dan di beberapa KPU Kabupaten/Kota diantaranya telah dilaksanakan di Magelang, Indramayu, Tangerang, dan hari ini akan dilakukan secara bersamaan di 4 (empat) tempat yaitu di Kabupaten Kediri, Sumenep, Goa dan Jambi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB dihadiri Ketua KPU RI, Arief Budiman, Ketua dan Angota KPU Provinsi Jawa Timur, Komisioner Bawaslu Jawa Timur, serta KPU Kabupaten/Kota beserta Provinsi penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Bali. dan Forkopimda Kabupaten Kediri.

Dalam sambutannya Arief meyampaikan bahwa simulasi ini perlu dilakukan karena akan ada beberapa hal yang diatur baru dalam proses pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi. “Dalam proses pemungutan suara kali ini ada kurang lebih 15 (lima belas) hal baru diterapkan di TPS, seperti pemakaian sarung tangan, ada air mengalir untuk cuci tangan, disinfektan untuk TPS, bilik khusus dan ini perlu diketahui oleh penyelenggara, pemilih dan peserta pemilihan”, jelasnya.

Arief melanjutkan bahwa untuk memastikan keamanan bagi semua pemilih, KPU mengatur waktu kedatangan dimana didalam form C-Pemberitahuan terdapat keterangan jam kedatangan pemilih di TPS. “Kemudian terkait dengan penggunaan aplikasi Sirekap dalam penghitungan suara Pemilihan 2020, hal ini merupakan inovasi KPU RI untuk mewujudkan pemilihan yang efektif, efisien, murah dan ramah lingkungan karena tidak lagi menggunakan banyak kertas dan semua orang bisa mengakses sehingga akuntabilitas, akurasi dan transparasi bisa disediakan”, tambahnya.

Di akhir sambutan Arief berharap Pemilu di Indonesia dari tahun ke tahun dilakukan proses perbaikan untuk menjadi pemilu seperti yang diinginkan, yaitu transparan, berintegritas, akurat, efektif dan efisien. (Adm)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *